Rabu, 23 Juli 2008

PADI


Rencana Besar

Bisakah aku singgah di hatimu
Berharap sebentuk tempat yang tulus

Sesuatu yang ku percaya ada tersimpan di sana

Terlalu lama aku harus terdiam
atau mungkin ku tak percaya sungguh,
Akan kesempatan dan kemungkinan yang terjadi nanti
Kerna ku yakin ada pintu yang terbuka
Di antara hatiku dan hatimu

Its been years since we've met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end

Bila firasat ini memang benar memilikimu adalah maksud
Dari sebuah rencana besar merubah hidupku

Jikalau aku harus berhitung benar
Akan kemungkinan yang bisa ada
Bila ku bisa memiliki mu bahagialah aku

Kerna ku yakin ada pintu yang terbuka
Di antara hatimu dan hatiku

Its been years since we've met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end

Its been years since we've met
And days had gone by
Now its time to make up my mind
And maybe I could never have you in my life

Perkenankan aku singgah dihati mu
Berharap sebentuk tempat yang tulus
Sesuatu yang kupercaya ada tersimpan disana

Minggu, 20 Juli 2008

WANITA


Wanita, ... Jadilah Engkau Seperti Bunga Mawar Di Tepi Jurang ...

Seorang wanita sempurna seperti setangkai mawar berduri. Dan kesempurnaan mawar adalah pada durinya. Semua kisah, puisi,syair dari klasik hingga postmodern memberi tajuk `mawar berduri' untuk gambaran kesempurnann bunga. Namun terkadang orang menganggap duri pada mawar mengganggu, merusak bahkan menghalangi keindahan kelopak mawar. Padahal justru dengan duri itulah setangkai mawar menjadi sempurna, terjaga, terlindungi, tak dipetik sembarang orang. Mawar adalah wanita, sedangkan duri pada mawar adalah aturan yang melekat dari Allah bagi seorang wanita. Banyak orang mengatakan aturan yang Allah buat untuk wanita, mengekang, sulit jodoh hingga sulit mendapatkan pekerjaan. Padahal seperti duri pada mawar, justru aturan itu yang melindungi, menjaga dan membuat seorang wanita mulia. Seperti duri yang jadi penyempurna mawar. Maka aturan Allah yang menjadi penyempurna wanita. Dan jika mawar berduri adalah mawar yang sempurna, pastinya wanita dengan aturan yang melekat dari Tuhannya pula wanita yang sempurna. Seorang wanita sempurna seperti mawar di tepi jurang. Bukan mawar di tengah taman. Jika mawar ada di tengah taman cenderung semua tangan bisa memetiknya, dari orang biasa hingga orang `kurang ajar' yang nekat memetik walaupun ada tulisan "Dilarang memetik bunga". Walau ada larangannya orang tetap berani memetik, toh di bawah tulisan larangan itu hanya tertulis ancaman "denda sekian puluh ribu atau kurungan sekian bulan". Tapi jika ada di tepi jurang tentu tak semua tangan berani menyentuhnya. Maka wanita, tumbuhlah di tepi jurang. Hingga tak sembarang tangan lelaki bisa menyentuhmu. Hingga jika pun suatu saat ada seorang lelaki memetikmu, pastilah lelaki yang paling berani berkorban untukmu. Bukan sembarang tangan, bukan sembarang orang, bukan sembarang lelaki. Karena wanita bukanlah barang murah yang boleh disentuh seenaknya. Bukan barang hiasan yang bisa dipetik dengan ancaman kecil. Sumber : MilisJokam

Rabu, 16 Juli 2008

9 Amalan Yang mendatangkan Rezeki


1. Memperbanyak istighfar kepada Alloh
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا * يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا * وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا * سورة نوح 10-12
Maka berkata aku (Nuh): “Mohonlah ampun kepada Tuhan kalian, sesungguhnya Dia (Tuhan/Alloh) adalah Maha Pengampun”. (Dia) akan mengutus langit untuk menurunkan hujan yang lebat kepada kalian. Dan akan menambah pada kalian dengan harta dan anak; dan menjadikan kebun dan sungai pada kamu sekalian

2. Memperbanyak sodaqoh/infak fisabilillah
َا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ * سورة سبإ
Dan semua yang kamu infakkan, maka Alloh akan menggantinya. Dan Alloh adalah sebaik-baiknya zat yang memberi rezeki.

3. Memperbanyak shilaturrohim
مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ: رواه البخاري
“Barang siapa yang senang jika dibentangkan rezeki kepadanya dan dipanjangkan umurnya maka menyambunglah pada famili/keluarganya.”
4. Senang menghormati tamu

الضَّيْفُ يَأْتِى بِرِزْقِهِ وَيَرْتَحِلُ بِذُنُوْبِ الْقَوْمِ يُمَحِّصُ عَنْهُمْ ذُنُوْ بَهُمْ * رواه ابو الش

Tamu datang dengan rezekinya dan pergi dengan dosa kaum (tuan rumah), membersihkan dari mereka (tamu) (pada) dosa-dosa mereka (tuan rumah)

5. Berusaha menjadi orang yang jujur / amanah
ا
ْلأَمَانَةُ تَجْلِبُ الرِّزْقَ وَالْخيانة تَجْلِبُ الْفَقْرَ * رواه الديلم

6. Meningkatkan taqwa kepada Alloh (mengerjakan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya)
7. Memperbanyak tawakal kepada Alloh

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ...الأية * سورة الطلاق 3

Barang siapa yang bertawakal kepada Alloh, maka Alloh akan mencukupinya

8. Selalu husnudzon billah (berprasangka baik kepada Alloh)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي * رواه مسلم

Dari Abu Huroiroh, berkata dia: Bersabda Rosululloh SAW: Sesungguhnya Alloh berfirman: “Aku di sisi persangkaan hambaku padaku, dan aku bersamanya ketika berdoa dia padaku.”
9. Menertibkan sholat tahajud dan do’a di sepertiga malam yang akhir

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ * رواه البخاري

Akan turun Tuhan kami yang Maha Barokah dan Maha Luhur setiap malam sampai ke langit dunia sehingga tetap pada 1/3 malam yang akhir. Maka Alloh berfirman : “Barang siapa yang berdoa padaku, maka mengabulkan aku baginya. Barang siapa yang minta padaku, maka aku akan memberikan padanya. Barang siapa yang minta ampun padaku, maka mengampuni aku padanya.”





Orang Beragama vs Orang Baik

Artikel di bawah ini perlu kita renungkan.
Intisarinya adalah Pentingnya ber-Akhlaqul Karimah yang tentunya sudah sering kita dengar, yaitu 6 Tobiat luhur Orang Iman.
Orang yang Akhlaqul karimah harus bisa melaksanakan 6 thobiat luhur yaitu :
1. Rukun
2. Kompak
3. Kerjasama Yang Baik
4. Jujur
5. Amanat
6. Mujhid Muzhid (Mangan mempeng turu banter...eeeee salah.... Kerjo mempeng, tirakat banter

Orang Beragama atau Orang Baik ??

Seorang lelaki berniat untuk menghabiskan seluruh waktunya untuk beribadah.
Seorang nenek yang merasa iba melihat kehidupannya membantunya dengan membuatkan sebuah pondok kecil dan memberinya makan, sehingga lelaki itu dapat beribadah dengan tenang.

Setelah berjalan selama 20 tahun, si nenek ingin melihat kemajuan yang telah dicapai lelaki itu. Ia memutuskan untuk mengujinya dengan seorang wanita cantik. ''Masuklah ke dalam pondok,'' katanya kepada wanita itu, ''Peluklah ia dan katakan 'Apa yang akan kita lakukan sekarang'?''

Maka wanita itu pun masuk ke dalam pondok dan melakukan apa yang disarankan oleh si nenek. Lelaki itu menjadi sangat marah karena tindakan yang tak sopan itu. Ia mengambil sapu dan mengusir wanita itu keluar dari pondoknya.

Ketika wanita itu kembali dan melaporkan apa yang terjadi, si nenek menjadi marah. ''Percuma saya memberi makan orang itu selama 20 tahun,'' serunya.
''Ia tidak menunjukkan bahwa ia memahami kebutuhanmu, tidak bersedia untuk membantumu ke luar dari kesalahanmu. Ia tidak perlu menyerah pada nafsu, namun sekurang-kurangnya setelah sekian lama beribadah seharusnya ia memiliki rasa kasih pada sesama.''

Apa yang menarik dari cerita diatas? Ternyata ada kesenjangan yang cukup besar antara taat beribadah dengan memiliki budi pekerti yang luhur. Taat beragama ternyata sama sekali tak menjamin perilaku seseorang.

Ada banyak contoh yang dapat kita kemukakan disini. Anda pasti sudah sering mendengar cerita mengenai guru mengaji yang suka memperkosa muridnya.
Seorang kawan yang rajin shalat lima waktu baru-baru ini di PHK dari kantornya karena memalsukan dokumen. Seorang kawan yang berjilbab rapih ternyata suka berselingkuh. Kawan yang lain sangat rajin ikut pengajian tapi tak henti-hentinya menyakiti orang lain. Adapula kawan yang berkali-kali menunaikan haji dan umrah tetapi terus melakukan korupsi di kantornya.

Lantas dimana letak kesalahannya? Saya kira persoalan utamanya adalah pada kesalahan cara berpikir. Banyak orang yang memahami agama dalam pengertian ritual dan fiqih belaka. Dalam konsep mereka, beragama berarti melakukan shalat, puasa, zakat, haji dan melagukan (bukannya membaca) Alquran.
Padahal esensi beragama bukan disitu. Esensi beragama justru pada budi pekerti yang mulia.

Kedua, agama sering dipahami sebagai serangkaian peraturan dan larangan.
Dengan demikian makna agama telah tereduksi sedemikian rupa menjadi kewajiban dan bukan kebutuhan. Agama diajarkan dengan pendekatan hukum
(outside-in) , bukannya dengan pendekatan kebutuhan dan komitmen
(inside-out) . Ini menjauhkan agama dari makna sebenarnya yaitu sebagai sebuah sebuah cara hidup (way of life), apalagi cara berpikir (way of thinking).

Agama seharusnya dipahami sebagai sebuah kebutuhan tertinggi manusia. Kita tidak beribadah karena surga dan neraka tetapi karena kita lapar secara rohani. Kita beribadah karena kita menginginkan kesejukan dan kenikmatan batin yang tiada taranya. Kita beribadah karena rindu untuk menyelami jiwa sejati kita dan merasakan kehadiran Tuhan dalam keseharian kita. Kita berbuat baik bukan karena takut tapi karena kita tak ingin melukai diri kita sendiri dengan perbuatan yang jahat.

Ada sebuah pengalaman menarik ketika saya bersekolah di London dulu. Kali ini berkaitan dengan polisi. Berbeda dengan di Indonesia, bertemu dengan polisi disana akan membuat perasaan kita aman dan tenteram. Bahkan masyarakat Inggris memanggil polisi dengan panggilan kesayangan: Bobby.

Suatu ketika dompet saya yang berisi surat-surat penting dan sejumlah uang hilang. Kemungkinan tertinggal di dalam taksi. Ini tentu membuat saya agak panik, apalagi hal itu terjadi pada hari-hari pertama saya tinggal di London. Tapi setelah memblokir kartu kredit dan sebagainya, sayapun perlahan-lahan melupakan kejadian tersebut. Yang menarik, beberapa hari kemudian, keluarga saya di Jakarta menerima surat dari kepolisian London yang menyatakan bahwa saya dapat mengambil dompet tersebut di kantor kepolisian setempat.

Ketika datang kesana, saya dilayani dengan ramah. Polisi memberikan dompet yang ternyata isinya masih lengkap. Ia juga memberikan kuitansi resmi berisi biaya yang harus saya bayar sekitar 2,5 pound. Saking gembiranya, saya memberikan selembar uang 5 pound sambil mengatakan, ''Ambil saja kembalinya.' ' Anehnya, si polisi hanya tersenyum dan memberikan uang kembalinya kepada saya seraya mengatakan bahwa itu bukan haknya. Sebelum saya pergi, ia bahkan meminta saya untuk mengecek dompet itu baik-baik seraya mengatakan bahwa kalau ada barang yang hilang ia bersedia membantu saya untuk menemukannya.

Hakekat keberagamaan sebetulnya adalah berbudi luhur. Karena itu orang yang ''beragama'' seharusnya juga menjadi orang yang baik. Itu semua ditunjukkan dengan integritas dan kejujuran yang tinggi serta kemauan untuk menolong dan melayani sesama manusia.

Oleh: Arvan Pradiansyah






Selasa, 15 Juli 2008

Pkl... DI KAMPUS TERCINTA

pada tanggal 3 juli sampai 31 juli

Bersama aku nyambi kerja di warnet kegiatanku pada tanggal itu adalah aku Pkl di kampus tercinta....
ya walaupun di kampus tapi lumayan lah..............
dapet tempat magang daripada g jelas Pkl dimana,,,,,
bersama itu aku bersama temen2ku satu angkatan yaitu ;Indra gendutttttttt, bayu cepet.....,fredy markos, dan boby (medan)

disitu aku diajarin install ulang, deprezzz, kloning dan pasang jaringan...........
yang paling bosenin adalah hari ini g ngapa2in cuma ngenet dan becandaan ama temnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn

Ya alloh semnoga dengan ini ENGKAU BERI keberokahan............


AMIIIIIIIIIIIN........

Pkl...

Rabu, 09 Juli 2008

iku camping CAI....

30 JUNI - 3 JULI 2008

pada tanggal itu aku mengikuti camping CAI DI WONOSALAM namanya KOSAMBIWOJO
yang artinya:
KO itu KOMBOKARNO ( nama dusun)
SAMBI itu SAMBIREJO ( nama desa)
WO itu WONOSALAM ( nama kecamatan)
JO itu JOMBANG ( nama kotanya)

bersama itu aku adalah perwakilan pengurus muda -mudi daerah
bersamaku yang berangkat kesana ada 4 orang yaitu:
aku : irfan nur aziz
pak sarlan : pengurus organisasi
mas solikhin : dari unsur mubaligh
didit: muda- mudi (mahasiswa)
wah disana luarrrrrr biasa..........
digembleng tentang pemahaman qur'an khadist ke dalam dan keluar..
yang disampaikan dalam bentuk makalah

Selain itu juga ada outbond yang didalamnya adalah sebuah permainan dan simulasi untuk dapat bermanfaat bagi diri dan dapat diaplikasikan dalam jama'ah khususnya....

KAMI ADALAH KADER JAMAAH YANG SSIAP JIHAD DIMANAPUN KAPANPUN DAN BAGAIMANAPUN KEADAANNYA...............
WE ARE SOLDIER JAMAH

SEMBOYAN CAI; BERFIKIR POSITIF
NIAT YANG TULUS
BEKERJA GIAT DAN JUJUR
BERDOA DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH...

ya Alloh semoga dengan ini engkau berikan kesuksesan dunia dan akhirot
MATI MASUK SURGA SELAMAT DARI NERAKA.............
AMIIIIIIIIN............
SALAM CAI

CAIYOOOOOOOOOOOO